Kamis, 09 April 2015

[038] Shaad Ayat 005

««•»»
Surah Shaad 5

أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَهًا وَاحِدًا إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ
««•»»
aja'ala al-aalihata ilaahan waahidan inna haadzaa lasyay-un 'ujaabun««•»»
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.
««•»»
‘Has he reduced the gods to one god? This is indeed an odd thing!’
««•»»

Allah SWT menjelaskan pula keheranan kaum musyrikin akan seruan-seruan Rasul. Mereka heran mengapa Muhammad saw menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja, yang bertentangan dengan kepercayaan nenek moyang mereka.

Dan setelah Rasulullah mengajak mereka agar meninggalkan sembahan-sembahan mereka yang banyak itu dan menggantinya dengan menyembah Allah Yang Maha Esa maka pada saat itu mereka menganggap bahwa seruan Muhammad itu bukan masalah yang remeh, akan tetapi benar-benar suatu yang mengherankan.

Mereka mengingkari seruan itu menurut mereka tidak mungkin nenek moyang mereka menganut keyakinan yang salah, tetapi Muhammad adalah seorang pendusta yang mengaku dirinya menjadi benar.

Allah SWT berfirman:
أَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا أَنْ أَوْحَيْنَا إِلَى رَجُلٍ مِنْهُمْ أَنْ أَنْذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِينَ ءَامَنُوا أَنَّ لَهُمْ قَدَمَ صِدْقٍ عِنْدَ رَبِّهِمْ قَالَ الْكَافِرُونَ إِنَّ هَذَا لَسَاحِرٌ مُبِينٌ
Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka. "Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman, bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka". Orang-orang kafir berkata: "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata.
(QS. Yunus [10]:2)

Sehubungan dengan sebab nuzul ayat ini Ibnu Jarir At Tabari meriwayatkan sebuah riwayat dari Ibnu Abbas yang menyatakan:

"Setelah Abu Talib sakit masuklah serombongan orang-orang Quraisy". Di antara mereka Abu Jahal, mereka berkata : "Sebenarnyalah kemenakanmu mencaci maki tuhan-tuhan kami. Ia betul-betul berbuat dan betul-betul mengatakannya: alangkah baiknya kalau engkau mengutus seseorang untuk melarangnya, maka Abu Talib pun mengutus utusan kepadanya.

LaIu Nabi pun datang dan masuk ke rumahnya, sedangkan jarak antara orang-orang Quraisy dengan Abu Talib adalah dekat sekali sekadar tempat duduk yang cukup untuk seorang. Ibnu Abbas berkata: Kemudian Abu Jahal khawatir kalau-kalau Nabi duduk di samping Abe Talib. Lalu ia menjadi bersikap lunak. Ia lalu melompat dan duduk di tempat yang belum diduduki di Abu Talib. Dengan demikian Rasulullah tidak mendapatkan tempat duduk di dekat pamannya.

Beliau duduk di dekat pintu. Lalu Abu Talib berkata kepada beliau : "Hai kemenakanku, mengapa kaummu mengadukan engkau. Mereka menuduh engkau memaki tuhan-tuhan mereka, dan engkau pun mengatakan begini begitu". Ibnu Abbas berkata : Orang-orang Quraisy banyak sekali berbicara dengan Abu Talib.

Kemudian Rasulullah saw berkata: Hai Pamanku. Sebenarnyalah saya ingin agar mereka itu menyatakan kalimat yang Satu saja, yang dengan kalimat itu orang-orang Arab tunduk kepada mereka, dan orang-orang Ajam (selain Arab) membayar jizyah (pajak kepala) kepada mereka.

Maka mereka pun Senang akan kalimat (yang diusulkan itu) dan senang pula akan perkataan Rasul. Lalu kaum Quraisy itu bertanya "Apakah kalimat itu ? Demi Ayahmu, tentu kami memberi balasan kepadamu sepuluh kali lipat".

Rasulullah pun bersabda:
"La ilaha ilallah".

Maka mereka pun bangkit dengan gemetar, sambil menyingsingkan lengan bajunya dan berkata: "Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang mengherankan. Maka turunlah ayat ini hingga akhir ayat 8.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja?") demikian itu karena Nabi saw. pernah bersabda kepada mereka, "Katakanlah, `Laa Ilaaha Illallaah`, artinya tiada Tuhan selain Allah. Mereka menjawab, `Mana mungkin makhluk yang sedemikian banyak itu, semuanya dapat ditangani oleh Tuhan Yang Satu itu.` (Sesungguhnya itu benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan") sangat aneh.
««•»»
Has he made the gods One God? — for he had said to them, ‘Say: there is no god except God’ — in other words [they objected]: how could one god suffice for all of creation? Lo! that is indeed a curious thing’.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of88
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=38&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#38:5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar