Kamis, 09 April 2015

[038] Shaad Ayat 003

««•»»
Surah Shaad 3

كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ
««•»»
kam ahlaknaa min qablihim min qarnin fanaadaw walaata hiina manaas
««•»»
betapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.
««•»»
How many a generation We have destroyed before them! They cried out [for help], but it was no more the time for escape.
««•»»

Kemudian Allah SWT mengecam kesombongan dan permusuhan mereka dengan menjelaskan bahwa betapa banyaknya umat sebelum mereka, yang menghina dan mengingkari Rasul-rasul Allah, dibinasakan Allah, lalu pada saat azab itu ditimpakan, mereka meminta pertolongan kepada Allah. Namun permintaan tolong mereka itu tidak berguna lagi, dan mereka tidak akan dapat melepaskan diri dari siksa yang membinasakan.

Allah SWT berfirman:
فلما رأوا بأسنا قالوا ءامنا بالله وحده وكفرنا بما كنا به مشركين
Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata "Kami beriman hanya kepada Allah saja dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah.
(QS. Al Mu'min [40]:84)

Dan firman-Nya:
لا تركضوا وارجعوا إلى ما أترفتم فيه ومساكنكم لعلكم تسألون
Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya.
(QS. Al Anbiya [21]:12-13)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Berapa banyak) sudah berapa banyak (umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan) yaitu dari kalangan umat-umat yang terdahulu, (lalu mereka meminta tolong) sewaktu azab menimpa mereka (padahal waktu itu bukanlah saat untuk lari melepaskan diri) artinya, untuk melarikan diri dari azab, karena segalanya sudah terlambat. Huruf Ta pada lafal Laata merupakan huruf Zaidah, dan jumlah kalimat ayat ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan dari Fa`ilnya lafal Naadau. Maksudnya, mereka meminta tolong padahal sudah tidak ada lagi jalan untuk melarikan diri, dan pula tidak ada lagi jalan untuk selamat dari azab. Akan tetapi penduduk Mekah yang kafir tidaklah mengambil pelajaran dari mereka yang telah dibinasakan itu.
««•»»
How many — in other words, many — a generation, a community of past communities, We have destroyed before them, and they cried out, when the chastisement was sent down on them, when it was no longer the time for escape, that is to say, the time was not one for fleeing (the [suffixed] tā’ [of wa-lāta] is extra; the sentence is a circumstantial qualifier referring to the subject of [the verb] nādaw, ‘they cried out’) in other words, they called for help but the situation was such that there could be no escape or deliverance; but still the Meccan disbelievers have not taken heed from their example.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of88
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=38&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#38:3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar